Pemasaran juga dapat dilakukan dengan bekerjasama dengan pihak-pihak ketiga seperti kelompok tani yang ada di wilayah produksi. Kerjasama-kerjasama ini akan membuka pasar dan menyerap hasil produksi kompos tersebut.
DAPAT MENYEDIAKAN BERBAGAI KUALITAS
1. Raw material kompos Rp. 200,- - Rp, 500,- per kg
2. Fine kompos siap granule Rp. 400,- -Rp. 600,- per kg
3. Kompos Granule Rp. 900,- - Rp.1.000,- per kg
Briket Biomassa
Biomassa merupakan sisa-sisa kegiatan dari makhluk hidup yang memiliki energi untuk dijadikan bahan bakar. Biomassa tersebut dibentuk menjadi silinder-silinder kecil agar dapat digunakan dalam skala rumah tangg
a maupun KUKM
Dengan kalori serta pembakaran yang hampir setara dengan minyak tanah, briket biomassa dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat digunakan untuk kebutuhan pengolahan makanan, masak, pengeringan, pembakaran, pemanasan dan sebagainya.
Briket biomassa ini dapat diproduksi oleh masyarakat dengan dengan murah dan dimungkinkan untuk dikembangkan secara massal dalam waktu yang relatif singkat menggunakan teknologi serta peralatan yang sederhana.
Pupuk Organik
Setelah menjadi pupuk kemudian dikemas dengan ukuran yang dikehendaki oleh pasar,umumnya ukuran 20 kg atau ukuran 40 kg. Pengguna pupuk organik ini cukup banyak jika dijual dengan harga yang wajar.
Harga jual per karung Rp, 10.000,-/ 20 kg, untuk Partai mendapatkan discount pembelian. Kami dapat melayani dari berbagai daerah di Indonesia.
Pengolahan Daur Ulang
Tetapi jika diolah hingga lebih lanjut ,maka harga jual dari produk daur ulang tersebut menjadi lebih tinggi. Untuk plastik yang sudah dirobek , dicuci dan dikeringkan bisa mempunyai harga dari Rp. 2.000,-
per kg hingga Rp, 6.000,- per kg tegantung dari jenisnya.
Hasil akhir dari daur ulang plastik, berupa biji plastik yang digunakan oleh industri dengan mutu yang lebih rendah. Ember hitam untuk bangunan contohnya, gagang sapu, pengki dan lain-lainnya. Industri daur ulang ini secara terpisah dan serius harus dikembangkan karena selain dapat memberikan lapangan pekerjaan, juga dapat mengatasi problem lingkungan. Selain plastik lembaran, maka plastik lainnya seperti botol aqua, botol shampo maupun botol lainnya dapat diproses daur ulang dengan teknis yang berbeda.
Kendala yang dihadapai adalah network sudah ada sulit ditembus oleh pemain baru, dan pabrik pengolahan yang besar hanya berada di beberapa kota besar seperti Surabaya, Jakarta, Bandung dan Medan. Mengatasinya adalah dengan menggunakan pengepresan hingga 5:1 untuk menghemat biaya transportasi. Tetapi dalam mengelola bisnis tidak harus cepat putus asa, semua itu dapat diatasi melalui pehitungan dan inovasi yang baik.(sumber solusisampah.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar